LIPI Kembali Pantau Pertumbuhan Karang Teluk Ambon

Ambon, Tribun-Maluku.com: Pusat Penelitian Laut Dalam (P2LD) LIPI Ambon kembali mengintensifkan pemantauan kondisi pertumbuhan terumbu karang di dalam perairan Teluk Ambon, setelah sempat terhenti pada tahun 2012.

“Pemantauan atau penelitiannya kembali diintensifkan, selama tiga hari ini kami akan turun untuk melakukan monitoring karang dan juga ikan-ikan karang yang hidup di dalam teluk,” kata Peneliti P2LD LIPI Ambon Hanung Mulyadi di Ambon, Selasa (14/4).

Hanung yang juga Ketua Tim Monitoring Teluk Ambon mengatakan pemantauan kondisi terumbu karang di teluk tersebut telah dilakukan sejak tahun 1985.

Berdasarkan data pemantauan Teluk Ambon selama 40 tahun yang dikeluarkan LIPI pada 2012, menunjukkan selama 30 tahun terakhir ada indikasi telah terjadi penurunan kondisi karang secara bertahap dari sangat baik atau baik ke buruk pada 1985 – 1996, rata-rata penurunan hidup karang dari 60 persen menjadi 30 persen, dan ini kembali meningkat sebanyak 40 persen pada 1996 – 2012.

Secara keseluruhan kondisi karang yang baik hanya enam persen, cukup baik sebanyak 15 persen, dan buruk sebanyak 97 persen, untuk sementara ini tidak ada karang di Teluk Ambon yang berada dalam kondisi sangat baik, sehingga dibutuhkan pengelolaan yang berkelanjutan.

“Kami sudah lama belum mengecek kondisi karang, terakhir pengecekan tahun 2012, jadi belum tahu kondisinya yang sekarang seperti apa,” katanya.

Lebih lanjut Hanung mengatakan bahwa selama tahun 2015, pemantauan kondisi Teluk Ambon akan dilakukan secara rutin setiap bulan, tidak hanya terumbu karang, tapi keseluruhan ekosistem perairan itu akan dipantau terus setiap bulannya.

“Bagi LIPI kalau bisa kegiatan pemantauan dilakukan tiap bulan, jika dari segi pendanaan memungkinkan akan kami lakukan, memang yang sudah terjadwal empat kali tapi karena kali ini ada penganggaran yang sedikit lebih jadi hampir setiap bulan bisa,” katanya. [ant/tm].

Komentar