Diskusi ATSEA Phase 2 di Ambon

Arafura and Timor Seas (ATSEA), LIPI, Kementerian Perikanan dan Kelautan, GEF, dan UNDP melaksanakan Local Stakeholder Consultation Meeting for Implementation of the Arafura and Timor Seas Regional and National Action Programmes (ATSEA Phase 2) di Swiss Bell Hotel, Ambon pada tanggal 4 Mei 2015. Diskusi ini melibatkan berbagai stakeholder dari beberapa provinsi antara lain DKP Provinsi Maluku, DKP Provinsi Papua, DKP Provinsi NTT, DKP seluruh kabupaten kote se-Provinsi Maluku, Universitas Pattimura, Yayasan Baileo, dan Dinas Sosial Provinsi Maluku untuk mendapatkan masukan guna menyusun program ATSEA kedepan. Hadir pula dalam acara ini unsur dari Kementerian Lingkungan Hidup. Tiga belas Peneliti dari Pusat Penelitian Laut Dalam – LIPI turut hadir dalam diskusi ini.

Acara diskusi sehari yang dimulai pukul 09.30 – 16.00 WIT ini diawali oleh sambutan dari Kepala Pusat Penelitian Laut Dalam – LIPI, DR. Augy Syahailatua dan sekaligus membuka acara diskusi ini. Dalam sambutan singkatnya, DR. Augy Syahailatua menyampaikan bahwa pentingnya masukan-masukan dari forum untuk dijadikan program lanjutan dari ATSEA tahap kedua. Pentingnya perairan Arafura dan Perairan Timor bagi mendukung program pemerintah dalam bidang sector kelautan dan perikanan.

Mengawali acara diskusi ini DR. Tonny Wagey sebagai Kepala Pusat Penelitian Pengelolaan Perikanan dan Konservasi Sumberdaya Ikan, Kementerian Kelautan dan Perikanan memaparkan secara singkat perkembangan yang telah dilakukan oleh ATSEA kemudian memimpin diskusi untuk mencari masukan bagi program ATSEA ke depan.

Dalam kesempatan itu, Kepala Pusat Penelitian Laut Dalam – LIPI, DR. Augy Syahailatua melakukan pemaparan tentang penelitian kelautan yang dilaksanakan selama ini di Kawasan Timur Indonesia.

Artikel ini ditulis oleh Roderyck L.Ch. Dompeipen (6 Mei 2015)

Artikel ini diunggah oleh Rini Widihastuti (6 Mei 2015)

Komentar