Kondisi Terumbu Karang di Perairan Teluk Ambon

Luas ekosistem terumbu karang di wilayah Teluk Ambon setiap tahun semakin berkurang, seiring dengan meningkatnya kegiatan masyarakat di wilayah tersebut. Wilayah pesisir Teluk Ambon merupakan bagian yang sangat penting bagi Pulau Ambon. Wilayah tersebut menjadi pusat aktifitas masyarakat seperti : permukiman, ekonomi dan bisnis, perhubungan, penangkapan ikan, budidaya perikanan dan aktifitas masyarakat lainnya. Semakin meningkatnya aktifitas masyarakat di wilayah Teluk Ambon berdampak pada semakin menurunnya kualitas perairan, yang membuat semakin terancamnya ekosistem terumbu karang.

Terancamnya ekosistem terumbu karang di wilayah Teluk Ambon, dibuktikan oleh hasil penelitian dan monitoring yang dilakukan oleh Pusat Penelitian Laut Dalam. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada bulan April 2015, terdapat 16 suku, 50 marga dan 194 jenis karang batu. Sedangkan pada penelitian tahun 2012 diperoleh 17 suku, 60 marga dan 182 jenis. Dari hasil penelitian yang dilakukan dalam kurun waktu 3 tahun telah terjadi perubahan jumlah suku, marga dan jenis.

Read more

Sekilas tentang keberadaan logam berat di Teluk Ambon

Oleh:
Corry Yanti Manullang

Pencemaran yang terjadi di lingkungan pesisir dan laut, kini menjadi topik perbincangan yang serius. Pencemaran lingkungan laut tidak saja terjadi di negara maju, bahkan terjadi sangat serius di negara yang berkembang atau sedang berkembang (Supriharyono, 2009). Hasil-hasil penelitian melaporkan bahwa pencemaran di daerah pesisir dan laut telah mempengaruhi kematian spesies laut, mengancam kesehatan manusia dan berpotensi juga merusak fungsi ekosistem laut secara permanen (Sindermann, 2006).

Tingginya pencemaran di muara dan pantai dipengaruhi oleh adanya paradigma yang keliru bahwa laut yang luas dapat dijadikan sebagai tong sampah yang ideal yang mampu menampung dan melarutkan segala polusi dari darat. Paradigma ini tidak didasarkan pada kenyataan bahwa laut juga mempunyai keterbatasan dalam hal menguraikan bahan tercemar. Laut menerima bahan-bahan yang terbawa oleh air dari daerah pertanian, limbah rumah tangga, sampah dan bahan buangan dari kapal (McLusky & Elliott, 2004). Read more