DSC_0614_2

Kerjasama Penelitian TRIUMPH antara Pusat Penelitian Laut Dalam, FIO, dan University of Maryland

DSC_0616_2Perairan Indonesia adalah kanal utama massa air hangat dengan salinitas relatif rendah dari Samudera Pasifik bergerak menuju Samudera Hindia yang dikenal dengan nama Arus Lintas Indonesia (Arlindo). Arlindo merupakan bagian dari sirkulasi arus global yang memiliki pengaruh terhadap kondisi iklim di Indonesia dan memiliki peran dalam munculnya fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) dan El Nino-Southern Oscillation (ENSO) yang membuat wilayah di Indonesia mengalami musim hujan atau musim kemarau hebat yang memicu bencana alam. “Fenomena ini yang membuat wilayah di Indonesia mengalami musim hujan atau musim kemarau hebat yang kemudian memicu terjadi bencana alam sepeDSC_0569rti banjir, tanah longsor, dan kekeringan,” jelas Kepala Pusat Penelitian Laut Dalam – LIPI, Dr. Augy Syahailatua.

Selat Makassar, Perairan Lifamatola dan Selat Karimata adalah pintu masuk utama Arlindo. Kemudian Selat Bali, Selat Lombok, Selat Alas dan Selat Ombai merupakan pintu keluar dari Arlindo. Untuk meningkatkan pemahaman tentang Arlindo di pintu masuk dan perubahannya akibat proses percampuran di pintu keluarnya serta kondisi upwelling di perairan Selatan Jawa, maka dilakukan penelitian yang berjudul Transport Indonesian Sea, Upwelling and Mixing Physics (TRIUMPH).

DSC_0560Penelitian TRIUMPH tahap pertama ini akan dilaksanakan mulai tanggal 1 – 13 Oktober 2018 di perairan Selatan Jawa dan Selat Bali dengan melibatkan peneliti dan teknisi dari Pusat Penelitian Laut Dalam-LIPI (7 orang), First Institute of Oceanography (5 orang), University of Maryland (1 orang), dan Balai Riset dan Observasi Laut (2 orang), menggunakan Kapal Riset dan Latih Madidihang 03 milik Sekolah Tinggi Perikanan Jakarta, Kementerian Kelautan dan Perikanan. Penelitian tahan kedua akan dilaksanakan tahun 2019 di perairan Bali hingga selat Sulawesi.

Selain peluncuran kegiatan penelitian TRIUMPH, juga dilaksanakan penandatanganan naskah kerjasama antara LIPI dengan The First Institute of Oceanography – State Oceanic Administration serta University of Maryland. “Kami berharap kegiatan penelitian dan kerjasama ini akan berperan signifikan dalam  upaya mitigasi terhadap efek perubahan iklim yang berkaitan dengan perikanan, biodiversitas dan ekosistem,” pungkas Dr. Augy Syahailatua.

 

Artikel ini dibuat oleh Humas Pusat Penelitian Laut Dalam-LIPI

Berita terkait:

http://infopublik.id/kategori/sosial-budaya/299949/lipi-teliti-upaya-mitigasi-bencana-arlindo

https://www.antaranews.com/berita/753592/lipi-teliti-upaya-mitigasi-bencana-di-arus-lintas-indonesia

https://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/18/09/30/pfub8b430-lipi-teliti-potensi-bencana-arus-lintas-indonesia

http://www.suarakarya.id/detail/79349/LIPI-Lakukan-Penelitian-TRIUMPH-Untuk-Tingkatkan-Potensi-Sumberdaya-Kelautan

Komentar