PUI Konservasi Sumberdaya Tuna

Isu mengenai menurunnya jumlah stok sumberdaya tuna dan sejenisnya di berbagai perairan dunia selalu menjadi trending topic di kalangan internasional Regional Fisheries Management Organizations (RFMOs). Berkenaan dengan fakta tersebut, Indonesia tentu sangat berkepentingan untuk memastikan terlaksananya praktek pengelolaan dan konservasi sumberdaya TCT secara berkelanjutan, sesuai dengan prinsip-prinsip yang diadopsi dalam Code of Conduct for Responsible Fisheries (CCRF), FAO 1995. Pusat Penelitian Laut Dalam (P2LD) – LIPI yang terletak di wilayah strategis Pulau Ambon diharapkan dapat lebih berperan dan berperan dan bersinergi dalam kerjasama penelitian yang bertujuan untuk melindungi dan melestarikan stok sumberdaya Tuna dan sejenisnya di kawasan timur Indonesia.

Diharapkan setelah penetapan P2LD sebagai Pusat Unggulan Iptek (PUI) Konservasi Sumberdaya Tuna, maka jumlah kontrak kerjasama penelitian dapat ditingkatkan dengan mengoptimalkan sumberdaya manusia dan juga sarana dan prasarana yang dimiliki. Ruang lingkup kegiatan penelitian diharapkan dapat ditingkatkan meliputi, pengumpulan data dan informasi,analisis, perencanaan, alokasi sumberdaya ikan, konsultasi, rekomendasi dalam kebijakan bidang perikanan Tuna oleh pemerintah dan/atau otoritas lain yang diarahkan untuk mencapai kelangsungan produktivitas sumberdaya hayati perairan termasuk Tuna, Cakalang dan Tongkol serta tujuan yang telah disepakati bersama.

Menyadari adanya multi-instansi yang terkait dengan keberhasilan pengelolaan perikanan Tuna, dan sejenisnya, maka mutlak diperlukan upaya koordinasi yang produktif. Oleh karena itu P2LD diharapkan menjadi salah satu insitusi penelitian unggul dengan menghasilkan rekomendasi penelitian yang dapat digunakan oleh pemangku kepentingan pengelolaan sumberdaya Tuna.

Pada Tahun pertama, PUI Konservasi Tuna prioritas pada peningkatan koordinasi antar lembaga, Universitas yang berkecimpung dalam penelitian Sumberdaya Tuna dalam kegiatan Focus Group Discusion (FGD). Beberapa rekapitulasi kegiatan FGD yang sudah berlangsung adalah sebagai berikut.

Materi FGD PUI Konservasi Tuna

Pemakalah JUDUL Dokumen
Adrian Damora

Fisheries Research and Development

Penelitian Tuna di Lokasi Kerja WWF-Indonesia 1-tuna-di-lokasi-kerja-wwf
Momo Kochen

Masyarakat dan Perikanan, Indonesia

The Role of Industry/ NGOs in Data Collection and Analysis 2-i-fish-system-update-for-lip_wr
Audrie J. Siahainenia, PhD GIS-Based Tuna Database in East Indonesia 3-konsep-gis-base-tuna
Terry Indrabudi Basis Data Sosial Ekonomi 4-persentasi-sosek-tuna

Narasi, konten dan unggah berkas dilakukan oleh: Hanung Agus Mulyadi